Flossing Gigi! Tips-Tips Penting yang Harus Kita Ketahui

Hey teman-teman di HealLife, sudah pada tahu belum kalau flossing gigi bisa menjadi kontroversi di dunia kesehatan gigi? Ada yang bilang flossing itu sangat penting untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi kita, tapi ada juga yang bilang flossing bisa membahayakan kesehatan gigi kita. Nah, kira-kira apakah benar flossing gigi membahayakan atau tidak? Yuk, kita bahas lebih dalam di artikel kali ini!




Sebelum kita membahas apakah flossing membahayakan atau tidak, kita perlu tahu dulu apa itu flossing. Flossing adalah cara membersihkan sisa-sisa makanan yang terjebak di antara gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Biasanya, flossing dilakukan dengan menggunakan seutas benang atau floss yang dimasukkan ke dalam celah di antara gigi.


Ada beberapa manfaat dari flossing gigi, di antaranya adalah:


  1. Membersihkan sisa-sisa makanan yang terjebak di antara gigi.
  2. Mengurangi risiko terkena penyakit gigi dan gusi, seperti gigi berlubang, radang gusi, dan penyakit periodontal.
  3. Membantu menjaga nafas segar.

Namun, ada juga beberapa orang yang menganggap flossing bisa membahayakan kesehatan gigi dan gusi. Beberapa alasan yang sering dikemukakan adalah:


  1. Flossing bisa merusak gusi yang sensitif atau terlalu tipis.
  2. Flossing yang dilakukan dengan cara yang salah bisa memperburuk kondisi gigi dan gusi yang sudah rusak.
  3. Flossing bisa menyebarkan bakteri dari gigi yang terinfeksi ke bagian lain di mulut.

Meskipun ada beberapa orang yang menganggap flossing bisa membahayakan kesehatan gigi dan gusi, sebagian besar ahli kesehatan gigi masih merekomendasikan flossing sebagai bagian dari rutinitas perawatan gigi harian. Bahkan, American Dental Association (ADA) merekomendasikan flossing setidaknya sekali sehari.


Jadi, apakah flossing membahayakan kesehatan gigi dan gusi kita? Jawabannya tergantung pada cara kita melakukan flossing. Jika kita melakukan flossing dengan benar, maka flossing bisa menjadi bagian yang sangat penting dari rutinitas perawatan gigi harian kita. Namun, jika kita melakukan flossing dengan cara yang salah atau terlalu agresif, maka flossing bisa membahayakan kesehatan gigi dan gusi kita.


Berikut ini adalah beberapa tips untuk melakukan flossing yang benar:


  1. Gunakan floss yang benar. Ada banyak jenis floss yang tersedia di pasaran, jadi pilihlah jenis floss yang sesuai dengan kebutuhan gigi dan gusi kita.
  2. Gunakan teknik yang benar. Masukkan floss ke dalam celah di antara gigi dan lakukan gerakan melingkar untuk membersihkan sisa-sisa makanan.
  3. Jangan terlalu keras dalam melakukan flossing. Jika terlalu keras, maka flossing bisa merusak gusi dan memperburuk kondisi gigi yang sudah rusak.
  4. Floss secara teratur. Lakukan flossing setidaknya sekali sehari untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi kita.
  5. Jangan gunakan floss yang sudah kotor atau bekas dipakai. Floss yang kotor atau bekas dipakai bisa menyebarkan bakteri ke gigi dan gusi kita.

Jadi, sebenarnya flossing tidak membahayakan kesehatan gigi dan gusi kita, selama kita melakukannya dengan benar dan teratur. Jangan percaya mitos-mitos yang mengatakan flossing bisa membahayakan kesehatan gigi dan gusi kita tanpa melakukan pengecekan dan riset terlebih dahulu. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter gigi kita untuk mengetahui cara melakukan flossing yang benar dan aman untuk kesehatan gigi dan gusi kita.


Kesimpulannya, flossing gigi memang penting untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi kita. Namun, cara kita melakukan flossing juga sangat penting untuk meminimalkan risiko terkena penyakit gigi dan gusi. Jangan biarkan mitos-mitos yang tidak jelas asal-usulnya menghalangi kita untuk melakukan flossing yang benar dan teratur. Yuk, mulai sekarang rajin-rajinlah melakukan flossing gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi kita!

Baca Juga

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak